oleh

Ciptakan Keakraban, Dir Intelkam Polda Sulteng “Ngopi Bareng” dalam Diskusi Demokrasi dalam Secangkir Kopi

Bahanaindonesia.com, PALU – Ciptakan keakraban bersama para akitivis, Direktorat Intelkam Polda Sulteng gelar diskusi terbatas yang melibatkan sejumlah organisasi aktivis, LSM, tokoh masyarakat, Pemuda dan akademisi di Kota Palu, Rabu 22 September 2021.

Kegiatan ini berlangsung disalah satu warung ternama di Kota Palu, Warkop K5, selama 45 menit, didaur dengan spanduk ” Aktivis Bebas Berbicara, Demokrasi dalam secangkir Kopi”.

Dalam amatan media ini, kegiatan itu berlangsung dengan penerapan Prokes Covid-19, para pengunjung (peserta diskusi) diwajibkan menjaga jarak dan memakai masker. Dipandu oleh dua senior pegiat Pers kota Palu, bung Yusrin L Bama, dan Nasir.

Kegiatan itu terlihat mendapat apresiasi dan respon positif para pengunjung warkop K5. “Ini luar biasa pertama kalinya pihak kepolisian khususnya Intelkam membuka diri menjalin kearaban ngopi bersama sambil diskusi bersama para aktivis pegiat korupsi (LSA -Adi, Gasak, HMI, aktivis lingkungan, sosial, tokoh agama dan pemuda,” ujar para peserta yang mendapat aplos tepuk tangan meriah.

Dir Intelkam Polda Sulteng, Kombes pol Ronalzie Agus, S.IK mengatakan kegiatan tersebut untuk menciptakan keakraban bersama masyarakat, khususnya para akitivis – aktivis dikarenakan keterbatasan PPKM Covid -19 tidak dapat menyalurkan aspirasi secara bebas sehingga dengan wadah ini dapat berdiskusi bersama.

“Yah ini kegiatannya spontanitas untuk bertatap muka bersama para akitivis di Sulteng, setidaknya kami juga dapat bekenalan, bertukar pikiran dan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat meskipun dengan waktu sangat terbatas,” ungkap Kombes Pol Ronalzie Agus.

Dalam diskusi kata Ronalzie, bebas bicara namun ada 3 syarat yang harus dipatuhi.

“Yang pertama, tentunya dilarang menggunakan kalimat menyerang secara personal pribadi, dilarang menggunakan kata- kasar, dan terakhir dilarang membawa isu SARA,” imbuh Ronalzie.

Kombes Pol Ronalzie Agus juga menyampaikan, ucapan terimakasih atas respon positif para aktivis, dirinya bahkan berjanji akan menjadwalkan kembali jadwal diskusi dua minggu pekan depan, dengan tema yang telah disepakati.

“Hari ini kita lagi cari bentuk, jika nantinya berkembang kearah positif dan menciptakan pengaruh yang baik, kita akan jadwalkan dalam setiap bulannya,” tandasnya.

(Iwn)

News Feed