PALU – Akhirnya informasi kebenaran misteri kegiatan proyek pekerjaan pembangunan jembatan jalan lingkar Palu Tondo yang sebelumnya tidak beridentitas jelas dengan papan plang proyek dilokasi Kelurahan Tondo – Talise Kota Palu telah terkuak.
Ternyata benar, mega proyek jembatan tersebut dibawah taktis Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), Satker Wilayah III, Kementerian PUPR Sulteng, yang dipimpin Kepala Balai BPJN XIV, Palu Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Syukur, ST, MM.
Meskipun hingga sore ini, belum mendapatkan konfirmasi balasan dari Pihak BPJN, Kabalai, Satker dan PPK 3.8, akhirnya tim media ini mendapatkan kejelasan informasi kegiatan pembangunan jembatan tersebut.
Informasi yang dihimpun, Proyek ini dilaksanakan PT Marinda Utama Karya Subur (MUKS). Tanggal kontrak 25 November 2020. Sumber dana Loan JICA (Jepang) dengan pagu anggaran Rp. 72.415.806.00. Waktu pelaksanaan 365 hari kalender.
“Mohon Maaf, papan plangnya agak terlambat dipasang, sore ini segera kami pasang pak,” akui Hendra, selaku kontraktor pelaksana, dibilik telfonnya 0811xxx saat dihubungi media ini (20/2).
Direktur PT MUKS itu menerangkan, mega proyek kontruksi yang berlokasi di Tondo – Talise tersebut adalah pembangunan jembatan akses utama Huntap Tondo – Talise, mencakup 5 (lima) jembatan besar dan kecil.
“Jadi jembatan yang dibangun ada 5 nantinya, jembatan 1 dengan panjang 34 meter, jembatan 4 dan 5 panjang 13 meter, dan untuk jembatan 2 dan 3, masing – masing 7 meter,” terang Hendra.
Lanjut Hendra, saat ini pihaknya sedang melakukan penggalian untuk penetapan dudukan bolkasfer, jembatan 1 dan 2.
“Kedalamannya sekitar 20 meter, dan lebarnya berkisar 80 meter dari As jalan. Saat ini ada 5 alat yang kami turunkan dilokasi,” katanya lagi.
Setelah penggalian dan penempatan bolkasfer langsung pengecoran nantinya, harap dukungan pak, pungkas Hendra.
(iwn)



























