Morowali Utara, Bahanaindonesia.com – Kajati Sulteng, Nuzul Rahmat R, S.H., M.H., mengingatkan seluruh jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Morowali Utara agar senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi yang terus berkembang.
Hal itu disampaikan Nuzul Rahmat saat melakukan kunjungan kerja ke Kejari Morowali Utara, Rabu (5/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Kajati Sulteng didampingi oleh Asisten Intelijen Ardi Surianto, S.H., M.H. dan Asisten Tindak Pidana Khusus Salahuddin, S.H., M.H.
Kedatangan Kajati disambut langsung oleh Kepala Kejari Morowali Utara, Eko Yuristanto, S.H., M.H. bersama seluruh pejabat struktural. Kegiatan diawali dengan peninjauan fasilitas kantor, sarana dan prasarana, serta evaluasi terhadap kinerja masing-masing bidang.
Dalam arahannya, Kajati Sulteng menegaskan bahwa seluruh pegawai kejaksaan harus memiliki Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang terukur, akuntabel, dan berorientasi hasil. Ia menilai penerapan sistem berbasis digital merupakan keharusan agar kinerja lembaga semakin efektif dan transparan.
“Pemanfaatan teknologi berbasis aplikasi adalah kebutuhan mutlak. Sistem ini bukan hanya mempermudah pelaporan, tetapi juga memperkuat akurasi dan akuntabilitas di setiap bidang,” ujar Nuzul Rahmat.
Selain menyoroti aspek digitalisasi, Kajati juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan tanggung jawab dalam bermedia sosial, karena perilaku pribadi aparat turut mencerminkan citra institusi Kejaksaan. Ia mendorong agar seluruh jajaran terus memperkuat kapasitas melalui diklat internal dan forum diskusi profesional.
Dalam kesempatan itu, Asisten Intelijen Ardi Surianto menambahkan evaluasi strategis terkait pelacakan aset dan pentingnya koordinasi lintas bidang. Ia menegaskan perlunya peningkatan kualitas analisis intelijen serta penguatan pelaporan publik guna mendukung pencapaian predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).
“Program seperti Jaga Desa perlu digiatkan kembali sebagai bentuk nyata kehadiran Kejaksaan dalam mendukung pembangunan masyarakat desa,” jelas Ardi.
Sementara itu, Asisten Tindak Pidana Khusus Salahuddin mengingatkan jajaran untuk tetap konsisten dalam kinerja serta terus berinovasi di setiap lini pekerjaan.
“Kinerja yang baik adalah bentuk kontribusi nyata kita kepada negara. Bekerjalah dengan benar, berintegritas, dan sesuai prinsip akuntabilitas,” tegasnya.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya Kajati Sulteng memperkuat budaya kerja profesional dan adaptif terhadap perubahan hukum. Selain menjadi ajang pengawasan, kegiatan tersebut juga menjadi forum pembelajaran kolektif bagi seluruh jajaran Adhyaksa Sulawesi Tengah dalam mewujudkan reformasi birokrasi berkelanjutan.

























