oleh

Tegas..!! AKBP Yoga Priyahutama S.IK : Siapapun Lakukan Pungli Bansos Covid-19 Kami Tindak dan Sikat

SIGI – Pasca Gempabumi, Likuefaksi dan Tsunami 2018 silam dan ditengah pandemi Covid – 19, sebagai bentuk perhatian Pemerintah Pusat, guliran bantuan sosial (Bansos), BLT, BST dan bantuan dana stimulan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 dan membantu korban bencana.

Namun, dalam penyalurannya bansos dan bantuan dana ini, kerap diduga disalahgunakan oleh oknum – oknum yang tidak bertangggungjawab.
Baik oknum penyelenggara negara dan lainnya dalam melaksanakan penyalurannya untuk mengambil keuntungan diatas penderitaan orang lain.

Dengan beragam modus, oknum – oknum ini kerap bertindak bak sang pahlawan, dalam melakukan pungutan liar dengan dalih pembiayaan administrasi, jasa terimakasih memasukan data, pemotongan dana imbalan jasa dan penyaluran yang tidak tepat sasaran.

Sebagai bentuk preventif dan penindakan Kapolres Sigi AKBP Yoga Priahutama SH.S.IK MH berjanji akan bertindak tegas dan melakukan tindakan penegakan hukum kepada siapapun yang berani main – main melakukan pungutan liar untuk memperkaya diri dengan memanfaatkan bantuan korban bencana dan bansos BLT, BST terdampak Covid 19.

“Jika ada warga yang menjadi korban hal begitu, laporkan kepada kami (Polres Sigi) kami akan tindak tegas, pokoknya ada pelanggaran bantuan sosial yang bantuannya ditujukan orang susah dan dimanfaatkan oleh oknum karna jabatannya, kami akan sikat,” tegas Kapolres Sigi saat ditemui diruangannya Jumat (28/8/2020).

Sebagai Kapolres baru di Kabupaten Sigi, AKBP Yoga Priyahutama juga menyatakan, bahwa dirinya telah menghimbau kepada seluruh jajarannya Kasat Intel, Kasatrektrim untuk bertindak aktif jika mendengar dan menerima laporan masyarakat yang menjadi korban pungutan liar alias pungli.

“Saya sudah sampaikan ke Kasat intel dan Kasat reskrim, pokoknya yang menyusahkan masyarakat apalagi yang mengorbankan masyarakat, Sikat.

“Informasi sekecil apapun yang menyangkut Bantuan Langsung Tunai (BLT) sampaikan kesaya, mau Kepala Desa atau siapa saja, karna jangan sampai ada orang yang memanfaatkan situasi untuk memperkaya diri sendiri dengan mengorbankan orang lain, dan menari-menari diatas penderitaan orang lain,” cetus mantan Ps.Kasubag Produkinter Bagjatinter set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Mabes Polri ini.

( Nisa/Rezka)

News Feed