oleh

Sosok Kapolres Buol Pemimpin Sederhana dan Dekat dengan Masyarakat

BUOL, BAHANA INDONESIA – Banyak orang jadi pemimpin, namun tidak banyak yang memiliki kemampuan menjalankan tugas sebagai pemimpin, karena memimpin harus memiliki tanggungjawab terhadap bawahannya, terutama harus mengerti terhadap kebutuhan bawahan, juga mampu mengarahkan anggotanya menuju ke visi dan misi.

Rekomendasi terakhir. Seorang yang disebut sebagai pemimpin dengan hati, kepemimpinan manakala dilakukan dengan tulus, ikhlas, dedikatif dan integritas yang tinggi terhadap organisasi atau lembaganya.

Orang-orang yang dipimpinnya tidak dibuat sebagai alat, tetapi diposisikan sebagai pihak yang disetujui dan dikembangkan agar bisa dikembangkan secara maksimal. Kepemimpinan seperti inilah yang melahirkan kebersamaan dan saling berbagi terima kasih antara pemimpin dan mereka yang dipimpinnya. Inilah sosok yang tercermin dalam sosok bersahaja pada AKBP Budi Priyanto.

 

Siapa sebenarnya  AKBP Budi Priyanto itu?

Bagi sebagian orang pasti ada yang masih belum mengenal sosok AKBP Budi Priyanto, namun jika kalian bertanya pada warga masyarakat Kabupaten Buol dari perbatasan Provinsi Gorontalo sampai perbatasan Buol- Tolitoli, kalian akan mengetahui jawabannya, AKBP Budi Priyanto atau yang akrab disapa Budi adalah KAPOLRES Buol sangat ramah dan sederhana.

Pria Lulusan AKPOL Tahun 1998 ini telah memimpin Polres Buol hampir 2 tahun telah benar-benar merubah pandangan masyarakat terhadap kinerja Polri terdapat berbagai penilaian negatif dari masyarakat paskah kerusuhan Tahun 2010.

Polisi yang berkarakter terpuji yang dapat menempatkan diri sebagai seorang moralis, bapak, teman, pengabdi, dan tokoh yang dikagumi dan dihormati.
Artinya, kemuliaan martabat dan kehormatan anggota Polri dapat di lihat dari besarnya penghargaan dan pengakuan masyarakat terhadap profesinya.

Penghargaan yang sesungguhnya tercermin dalam realitas perilaku pengabdian dan pelaksanaan tugasnya yang membawa manfaat bagi masyarakat, bahkan ditempatkan secara terhormat di tengah kehidupan masyarakat.Bila ditelaah dengan seksama, maka perjalanan hidup seorang Budi Prianto  dapat menjadi spirit, sumber referensi dan inspirasi bagi POLRI.

Perlindungan dari seorang pemimpin sangat diimpikan dan diharapkan oleh para anggota yang dipimpinnya. Bisa dimaknai pula, sebagai kepandaian pemimpin dalam membuat anggota yang dipimpinnya mampu bekerja dengan santai, tenang, rileks, dan enjoy, menjalin keakraban dengan personil, hal itu terlihat disetiap kegiatan apapun yang melibatkan personil yang selalu menampakkan sikap humanisnya.

Reformasi Polri telah begitu banyak merubah sikap, perilaku dan mental Polri, wajah Polri sekarang sudah berubah, telah berbenah, sehingga  menjadi sosok Polri yang humanis, melayani, mengayomi, melindungi  dan menegakkkan hukum. Sekarang Polri jauh dari kesan sangar dan menakutkan, Polisi adalah sahabat rakyat, karena memang lahir dari rakyat.

Begitulah, apa yang telah dilakukan Kapolres Buol AKBP Budi Prianto SIK, M. Si, semua program-program Polri telah dijalani dan diteruskan kepada semua personilnya. Dengan berbagai inisiatif, inovasi dan kegiatan positif yang telah dilakukannya, selalu ikut terjun langsung memimpin diberbagai kegiatan.

Dengan sikap Tut Wuri Handayani, tak sungkan-sungkan berada di tengah-tengah personilnya untuk bersama-sama bekerja, sehingga dengan kesadaran dan rasa senang, seluruh personil mampu menunjukan kinerja yang maksimal.

Budi Priyanto, Ayah dari 3 anak ini selalu melakukan pendekatan kepada personilnya, antara atasan dan bawahan tidak ada sekat dalam bekerja, tidak ada tekanan dalam bekerja tetapi muncul dari kesadaran sendiri yang merupakan kewajiban. Dengan keakraban, Kapolres yang menyatu dengan personilnya sehingga dapat memberikan penilaian tersendiri kepada setiap personilnya. Bagi personil yang berprestasi diberi Reward/ penghargaan demikian halnya dengan yang melakukan pelanggaran berat diberi punishman.

Sosok AKBP Budi Prianto banyak menjadi perbincangan masyarakat lantaran aksi-aksinya yang terbilang langkah oleh seorang Kapolres banyak disebut unik dan humanis oleh masyarakat. Sebagai seorang polisi, Budi Priyanto terkenal dekat dengan masyarakat.

Ia biasa dekat dengan masyarakat kelas bawah yang menjalani hidup dalam keterbatasan. Sikap rendah hati yang dimilikinya, dan ketulusannya melayani, tidak hanya bagi dirinya, keluarga dan orang-orang terdekat, tapi juga bagi institusi kepolisian

Budi berusaha keras mengembalikan kepercayaan rakyat dengan melaksanakan tiga tugas utama, yakni sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum pasca kerusuhan berapa Tahun lalu antara pilisi dan masyarakat di Kabupaten Buol.

Penekanan yang selalu dilakukannya adalah mengajak seluruh anggota Polri yang ada, sebagai teladan dan panutan masyarakat baik saat berdinas maupun saat sedang tidak bertugas. Anggota Polri harus menjadi yang terdepan dalam menaati hukum dan menegakkan hukum. Bila hal ini berhasil dilakukan, maka Polri akan mendapat kepercayaan masyarakat dan menjadi kebanggaan serta dicintai masyarakat itulah inilah yang cerminan AKBP Budi Priyanto.

Paur Bin Ops. Polres , IPDA JAOZI WTDA, saat bincang- bincang dikedai kopi Mapolres Senin, 22/7/2019 bersama para awak media di negeri ini, mengatakan Kapolres selalu memberikan support yang sangat besar kepada personil sehingga pelaksanaan tugas fungsi masing- masing benar-benar dapat berjalan dengan baik.

“Kapolres dalam memimpin kami di Polres ini lebih mengedepankan sikap persaudaraan sehingga kami dalam bekerja tidak muncul beban takut salah dan sangat mudah untuk melakukan koordinasi pada pelaksanaan tugas sehari-hari, namun tetap menjunjung tinggi hirarki,” tutur Jaozi.

(Basri)

News Feed