oleh

Rusmin : Jika Pekerjaan Tidak Mencapai 100 Persen Hingga Oktober Rekanan akan Dikenakan Sanksi

BUOL, BAHAHANA INDONESIA- Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Sulteng, melakukan peninjauan serta melihat langsung progres pekerjaan fisik pembangunan Poliklinik Polres Buol.
Biddokes Polda Sulteng, yang dipimpinan Iptu Rusmin (PPK) bersama UPT di dampingi dua Dokkes Polres Buol, Kamis (22/8/2019).

Dari hasil pengecekan tersebut, PPK pembangunan Poliklik Polres Buol Iptu Rusmin, mengaku jika melihat limit waktu pelaksanaan, pekerjaan fisik sedikit terlambat.

“Kami datang dalam rangka pengecekan pembangunan poliklinik. Tadi saya tanya tukang alasannya besi yang ada di Buol kosong sehingga menyebabkan pekerjaan sedikit terlambat,”terangnya. .

Rusmin, juga menegaskan jika progres kegiatan pekerjaan tidak mencapai 100 persen hingga batas kontrak pekerjaan berakhir Oktober tidak ada kompromi kepada rekanan akan dikenakan sanksi pinalti.

“Selain untuk memastikan progres pekerjaan poliklinik, kami juga melakukan pengecekan pengawasan pemenang tender,”ujarnya.

Dia menjelaskan dari luasan 72 meter persegi bangunan poliklinik menelan anggaran sekitar Rp.230 juta. Terhadap tanggungjawab poliklinik, Biddokes sendiri sebatas sampai pada proses pembangunan hingga rampung.

“Nanti selesai Simaknya diserahkan ke Polres. Jadi poliklinik ini sudah jadi tanggungjawab Polres bukan lagi Biddokes,”pungkas Rusmin.

Senada dengan itu, Paur Bin Ops.. IPDA JAOZI WTDA memaparkan masyarakat perlu mengetahui bahwa Poliklinik merupakan Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tingkat Pertama BPJS yang memberikan pelayanan bagi anggota Polri maupun masyarakat umum.

“Bahwa pembangunan Klinik Mapolres sebagai salah satu cara mewujudkan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi anggota Polri, keluarga dan masyarakat umum” imbuhnya.

Kedepanya Klinik Mapolres Buol akan dilengkapi dengan Ruang Unit Gawat Darurat, Poliklinik Umum, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Poliklinik Gigi, Laboratorium, Ruang Perawatan Sementara, dan Apotik yang akan dilayani oleh tenaga medis maupun paramedis dari anggota Polri maupun tenaga mitra yang akan membuka pelayanan mulai pukul 07.00 sampai dengan 22.00 WIB.

Selain itu beberapa armada juga telah siap digunakan untuk menunjang pelayanan seperti ambulance, double cabin, dan sepeda motor jenis trail untuk menjangkau medan yang sulit dalam memberikan pelayanan kesehatan.

“Klinik tersebut dibangun sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dan didekatkan dengan masyarakat agar memudahkan proses pelayanan kesehatan dengan sebaik-baiknya,”tegas Jaozi.

News Feed