oleh

Ringankan Beban Keluarga Pasien Corona, Netizen FB Galang Donasi

PALU – Tidak dapat dipungkiri, peristiwa kaburnya Syahril pasien Positif Covid 19 ( Jumat 19/6, red) sempat menggerkan warga Kota Palu, karena merupakan kasus yang pertama kali terjadi RS Umum Anutapura Palu, jebol dalam pengawasan pasien Covid yang diisolasi untuk penyembuhan.

Namun, sejak ditemukannya Syahril oleh pihak kepolisian Polres Palu pada Sabtu (20/6, red) menyisahkan kisah yang haru.

Betapa tidak, Syahril mengaku dirinya kabur dikarenakan keterpaksaan dan kegelisahan mengingat sang istri yang berbadan dua (hamil) di kampung tinggalnya daerah Takallar Sulsel, yang butuh biaya darinya sebagai tanggunggjawab seorang suami. 

Ternyata kepolosan dan kejujuran Syahril, menggugah hati Netizen Facebook Kota Palu, untuk membantu meringankan beban ekonomi dan kegelisahan Syahril. 

Melalui medsos Facebook, Netizen Kota Palu yang menamakan diri “Aliansi Komunitas Peduli Syahril” dengan gerakan spontanitas melakukan penggalangan dana untuk membantu biaya istri Syahril yang lagi mengandung.

BACA JUGA : Waspada…!!! Pasien Positif Corona Kabur dari RS Anutrapura

“Berikut isi status penggalangan dana dalam Facebook “

Pak syahrir, seorang buruh bangunan yang meninggalkan kampungnya menuju ke kota Palu untuk mencoba keberuntungan mencari sesuap nasi demi istri yang sedang hamil sebagai buruh harian di mesjid agung Palu.

Apa daya, saat diperiksa diperbatasan ketika memasuki sulawesi tengah, ia dinyatakan reaktif rapit tes, kemudian dibawa ke wisma haji untuk menjalani swab tes yang hasilnya positif COVID-19.

Setelah beberapa hari dimasukkan dalam ruang isolasi, ia melarikan diri. Pemberitaan tentang larinya pak syahrir kemudian menjadi viral. Tak berapa lama kemudian beliau ditemukan di mesjid agung dalam keadaan kelaparan.

Alasan lari adalah ingin kembali ke kampung menegok istrinya yang sedang hamil dan ingin mencari nafkah untuk sang istri.

Kami, Aliansi Komunitas Peduli Pak Syahril mengajak masyarakat kota palu untuk berbagi kasih seikhlasnya untuk istri pak syahril yang sedang hamil saat ini.

Agar beliau bisa menjalani pengobatannya dengan tenang dan kita doakan semoga pak syahril lekas sembuh dan bisa bekerja kembali.

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi cp diatas.

Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling mencintai, saling menyayangi dan mengasihi adalah seperti satu tubuh, bila ada salah satu anggota tubuh mengaduh kesakitan, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakannya, yaitu dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.” (HR Bukhari dan Muslim).

Netizen FB, Ani Lestari saat dikonfirmasi via Whatsap Minggu malam pukul 21.00 Wita (21/6) mengatakan, gerakan tersebut adalah spontanitas, dirinya bersama komunitas merasa sangat prihatin dengan pengakuan Syahril yang kabur demi mencari nafkah biaya persalinan sang istri.

“Alhamdulillah, ditemukannya pak sahril bagaikan menemukan emas bagi masyarakat kota palu, karena sangat meresahkan masyarakat, namun alasan dia kabur, karena dia butuh dana buat biaya istrinya melahirkan dikampung, mungkin dia berpikir jika dia di isolasi terus, darimana dia dapat duit,” ujar Ani panggilan sapaannya.

Ani Lestari yang juga Ketua Laskar Peduli Umat Sulteng ini menambahkan, melalui pihaknya saat ini donasi sudah terkumpul sebanyak Rp 2 jutaan dan pihak komunitas lainnya Rp 2 jutaan. Dan waktu Donasi dibatasi sampai hari Rabu 23 Juni 2020

BACA JUGA : Akibat Pasien Positif Covid, Pengungsi di Mesjid Agung Resah

” Insya Allah setelah terkumpul dana tersebut akan kami kirimkan langsung kepada pihak Istri Syahril di Takallar, semoga bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban pak syahril agar tenang selama dirawat dan cepat sembuh,” pungkasnya.

(Iwan)

News Feed