oleh

Resmi Mendapat Bantuan Dana BRS, Kades Maku dan PUPR Sigi Ingatkan Warga Penerima Hal Ini

SIGI – Sebanyak 57 Kepala Keluarga (KK) Desa Maku dan 14 KK warga Desa Waturalele, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi telah menandatangani pembukaan buku rekening penerimaan dana Bantuan Rumah Swadaya (BRS) bersama pihak Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kabupaten Sigi.

Dalam satu unit rumah dengan ukuran tipe 3×6, setiap KK mendapatkan dana BRS sebesar Rp.17.500.000 (tujuh belas juta lima ratus ribu rupiah. Dalam peruntukannya Rp2.500’000 untuk pembayaran tukang dan Rp15.000.000 untuk pembelian bahan.

Kepala Desa Maku Rahima Djadau menyampaikan bahwa sebelumnya data yang diusulkan oleh Pemerintah Desa Maku sebanyak 73 KK, namun ada pula beberapa KK mengundurkan diri, disebabkan karna tidak mampu berswadaya.

“Sehingga hanya 57 kepala keluarga (kk) yang membuka rekening, hal ini sebagai syarat untuk mendapatkan bantuan dana bangunan rumah swadaya,” Ungkap Rahima saat menyaksikan penandatanganan pembukaan rekening warga, beberapa waktu lalu (21/9/2020 red).

Rahima Djadau juga mengingatkan kepada warganya bila nantinya rumah yang akan dibangun sudah selesai di kerjakan, agar ditempati sebagaiamana mestinya, dan tidak mengalihkannya kepada orang lain.  

“Kami selaku Pemerintah Desa mengingatkan jangan sampai nanti hanya diberikan kepada orang lain yang menempatinya karna yang diketahui sebagai pemilik adalah namanya terdafdar di dalam surat keputusan (SK). Untuk Desa maku sebanyak 57 unit dan Desa waturalele 14 unit,” harapnya.

Senada dengan itu, Kepala bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat kabupatan sigi, Hidayat juga menuturkan bahwa pihaknya akan mengawasi ketat proses pelaksanaan peruntukan dan kegiatan dana BRS tersebut.

“Kami selaku dinas sebagai perpanjangan tangan oleh pemerintah pusat akan selalu mengawasi proses pelaksanaan kegiatan ini, olehnya harapan kami apabila ada kendala dalam pelaksaan kegiatan ini diharapkan agar berkoordinasi dengan fasilitator yang siap mefasilitasi proses pelaksanaan kegiatan agar tidak manjadi suatu permasalahan, yang mengakibatkan keterlambatan maupun menimbulkan persoalan – persoalan yang kita semua tidak ingikan nantinya,” tegas Hidayat dalam arahannya kepada warga desa maku dan desa waturalele yang menghadiri pertemuan.

Mewakili warga masyarakat dari dua desa tersebut, sebagai penerima bantuan  rumah swadaya Rizal (45 thn) asal desa Maku dan Ida bagus (50 thn) desa waturalele, mengatakan bahwa bantuan rumah swadaya dari pemerintah pusat tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami masyarakat yang kurang  mampu, apalagi dengan keadaan sekarang setelah pasca bencana tgl 28 september 2018 likuifaksi, gempa bumi dua tahun lalu, dimana peristiwa tersebut sangat mempengaruhi kehidupan dan ekonomi kami selaku warga yang kurang mampu.

“Mewakili teman- teman warga penerima bantuan rumah swadaya, melalui media ini kami mengucapkan terimaksi kepada Pemerintah Pusat, Dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat juga pemerintah desa yang selama ini sudah melakukan verifikasi data dan menindak lanjutinya, sehingga apa yang kami harapkan terealisasi,”tutup Rizal dan Ida Bagus, (3/10/2020.

(Hasan)

News Feed