oleh

Peliputan Unjuk Rasa, Polda Sulteng Lengkapi Wartawan dengan Rompi Khusus

PALU SULTENG – Untuk menghindari kesalah pahaman dilapangan dan memberikan tanda kenal awak media, khususnya saat melakukan peliputan aksi unjuk rasa, Polda Sulteng berikan rompi bertuliskan “Pers”.

Rompi warna oranye bertulis “Pers” baik didepan dan belakang tersebut, hari ini diserahkan kepada para awak media oleh Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Polisi Didik Supranoto di Polda Sulteng, Kamis (17/12/2020).

Didik berpesan kepada awak media yang telah menerima rompi itu agar dipakai saat melakukan peliputan dilapangan terlebih saat meliput aksi unjuk rasa.

“Tolong rompi yang diberikan dipakai saat melakukan peliputan dilapangan, apalagi saat meliput aksi unjuk rasa yang penuh resiko dan sewaktu-waktu dapat berubah menjadi anarkhis”

Dengan memakai rompi bertuliskan “Pers”, tentunya semua pihak akan mengenal bahwa itu wartawan, tugas yang mereka lakukan dilindungi oleh undang undang, terang mantan Kapolres Kolaka Polda Sultra ini.

Setiap orang yang melakukan kekerasan, menghalang-halangi tugas jurnalis seperti merampas alat jurnalis, menghapus hasil liputan baik video atau foto atau merusak perlengkapan jurnalis maka dapat dikenakan sangsi sebagai undang undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Kabidhumas Polda Sulteng ini juga menjelaskan pemberian rompi kepada awak media ini juga untuk melaksanakan perintah dari Kadivhumas Polri utamanya saat memperingati hari ulang tahun humas Polri tanggal 31 Oktober 2020 yang lalu.

Bidhumas Polda Sulteng sendiri secara internal juga sudah memberikan petunjuk dan arahan kepada seluruh jajaran melalui surat telegram untuk bertindak yang bijak terhadap awak media saat melakukan tugas peliputan dilapangan, terlebih meliput aksi unjuk rasa,”pungkasnya.

(Sgl)

News Feed