oleh

Nur Intan S.Ag : Alhamdullilah RA DWP Kanwil Depag I Masih Menjadi Pilihan Masyarakat

PALU – Tidak bisa dipungkiri kecakapan seorang Kepala Sekolah ( Kepsek ) sangat mempengaruhi kemajuan suatu Sekolah.

Karena Kepsek merupakan jabatan strategis dalam penyelenggaraan pendidikan, baik yang berkaitan dengan pengelolaan maupun dalam meningkatkan mutu pendidikan disekolah yang dipimpinnya.

Seperti halnya Nur Intan S,Ag sebagai pelaksana Kepsek Raudhatul Athfal (RA) DWP I Kanwil Departemen Agama Kota Palu Provinsi Sulteng, pihaknya terus berupaya agar RA dipimpinnya memiliki karakter unggul dalam mendidik, bermutu dalam pendidikan, dan menciptakan generasi muda Islam sejak dini.

“Walau RA bukan pilihan bagi semua orang tua, Alhamdulillah RA kami, masih menjadi pilihan masyarakat, dengan harapan memasukkan anak untuk bekal dan mengenalkan agama Islam sejak dini, ” ungkapnya saat ditemui dikantornya Jalan Bantilan, Senin 8 Juni 2020.

Nur Intan menjelaskan, RA punya kurikulum sama dengan TK tapi plusnya pendidikan agama yg komprehensif bagi anak didik.

Kalau RA kurikulumnya dari Kemenag dan 75% pelajaran agamanya. Kalau TK, Dinas pendidikan. Tapi sama sama mencerdaskan anak bangsa.

Sehingga menjadi pilihan sebagian orang tua memasukan anaknya di RA DWP I Kanwil Departemen Agama.

Kepsek yang dikenal supel ini menambahkan, pihaknya akan terus berupaya membuat RA Depag I dipimpinnya menjadi percontohan dan RA terbaik di Kota Palu.

Tujuannya untuk mendukung pengenalan dan bekal pendidikan agama Islam bagi anak didik sejak usia dini.

“Saat ini RA Depag I mempunyai anak didik 193 orang, yang terbagi dalam 8 kelas, dan mempunyai 19 tenaga pendidik yang rata – rata Strata satu (S1), dengan mengedepankan kenyamanan belajar bagi anak-anak,” tambahnya.

Bukan hanya itu, RA DWP I Kanwil Departemen Agama Kota Palu ini, juga menciptakan anak didik yang bertalenta dalam setiap kegiatan.

“Alhamdulillah sekolah RA Depag I juga dalam event – event lomba sering mendapat juara baik dalam kegiatan keagamaan, seperti lomba hafalan surat pendek, adzan dll, juga dalam lomba drumband dan sejumlah prestasi lain.

“Sejak terbentuk drumband anantovea RA Depag 1 th 2009 sampai 2017 kemarin, anak didik kami selalu mendapatkan juara 1 / umum baik ditingkat Provinsi/Kota,” pungkasnya mengakhiri wawancara.

Untuk diketahui, RA setara dengan taman kanak-kanak (TK), di mana kurikulumnya ditekankan pada pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Pro dan kontra menyekolahkan anak sejak dini memang bukan hal yang asing lagi. Setiap orangtua tentu memiliki pendapat dan pertimbangan tersendiri.

Salah satu kelebihan menyekolahkan anak di RA adalah sebagai berikut.

1. Memiliki Kurikulum Memprioritaskan Keagamaan Dan Pengetahuan Umum,

RA atau Raudhatul Atfal merupakan pendidikan anak pra sekolah yang sejajar TK namun lebih mengedepankan sisi keagamaan. Kurikulum yang diusung lebih memprioritaskan bidang agama Islam.

2. Mengenalkan Pendidikan Agama Pada Anak Sejak Usia Dini.

Selain kurikulum berbasis Islam, anak-anak juga langsung dikenalkan pada metode belajar berbau agama seperti praktek keagamaan termasuk memakai pakaian yang islami.

3. Membentuk Karakter dan Kepribadian Kuat Berdasarkan Agama

Si kecil akan memiliki karakter dan kepribadian kuat yang sesuai aturan agama sebab diajar oleh guru-guru yang memiliki sertifikasi dan pengalaman di bidang keagamaan yang kuat.

4. Mengajarkan Berkomunikasi Dan Sosialisasi

Hampir sama dengan sekolah TK, anak-anak juga akan belajar berkomunikasi dan bersosialisasi dengan teman yang beragama sama termasuk orang-orang di lingkungan sekolah.

5. Memiliki Fasilitas yang sebanding dengan Biaya.

(Iwn)

News Feed