oleh

LSA ADI Berharap Kejati Fokus Tangani Kasus Jembatan IV Palu

PALU – Ketua Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia (LS-ADI) Kota Palu, Asriadi, beserta pengurus sambangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa pagi tadi (7/7/2020).

Kedatangan LSA adi bersama rombongan pengurus mempertanyakan kejelasan proses hukum kasus dugaan Korupsi pembayaran jembatan IV Palu.

Pengurus LS-ADI Kota Palu tersebut tiba di ruang press room pada pukul 10.00 Wita, dan disambut baik oleh pihak Kejati Sulteng, melalui Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Edward Malau SH MH, didampingi Kasipenkum Inti Astuti SH.

Usai melakukan audiance bersama pihak Kejati Sulteng, Asriadi mengatakan, kedatangan mereka untuk mengawal dan menanyakan kejelasan kasus jembatan IV (empat) Palu, yang ditangani

“Kedatangan kami ke kejati Sulteng, untuk mempresur kembali dan menanyakan kejelasan, karena kita sudah tiga kali aksi terkait kasus jembatan tersebut,” kata Asriadi kepada sejumlah media, usai melakukan audiance bersama pihak Kejati.

Menurut Asriadi, kasus tersebut sudah hampir dua tahun mencuat, tapi belum mempunyai kejelasan. Pihaknya berharap pihak kejaksaan tetap fokus tentang kasus ini agar cepat terselesaikan.

“Hampir dua tahun kasus ini sudah bergulir mencuat, tapi sampai hari ini belum jelas. Kami berharap dengan ditanganinya kasus ini oleh pihak kejaksaan bisa cepat terselesaikan, kami juga minta pihak kejaksaan harus fokus tangani kasus ini” tutupnya.

Dihubungi terpisah, Kasipenkum Kejati, Inti Astuti SH membenarkan kedatangan LSA ADI dan telah diterima dengan baik.

“Pada pokoknya mereka menanyakan perkembangan perkara, perkara tersebut masih dalam tahap penyidikan, sampai saat ini yang sudah dimintai keterangan 26 orang,” pungkas singkat Inti Astuti.

(Sdk)

News Feed