oleh

Kades Pandere : Kami Tidak Pilih Kasih, Kuota Anggaran yang Terbatas

SIGI – Dinilai segelintir warga terkesan “pilih kasih” atas pembagian dana Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Yasin Lahamudi selaku Kades Pandere angkat bicara.

Menurut Yasin Lahamudi pihaknya sama sekali tidak pernah melalukan hal itu, justru dirinya telah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik kepada warganya.

” Masyarakat mungkin kurang paham hal itu, kuota anggaran Dana Desa atas dana covid 19, hanya 30 persen dari anggaran, dan pembagiannya sudah kami lakukan sesuai dengan mekanisme yang jelas,” ujarnya saat ditemui di balai pertemuan pandere (18/5).

Dari dana 30 Persen itu, kata Yasin, telah dibagikan kepada 152 kk, dengan nominal Rp 600 ribu per kk dan ini berlaku untuk tiga bulan, dan pembelian APD dan lainnya yang terkait pencegahan penularan Covid 19, jelas Yasin.

Bahkan, Kami Pemdes Pandere saat ini telah berusaha mengusulkan penambahan anggaran bagi 48 kk yang tersisa kepada Pemkab Sigi, katanya.

” Saya sudah dengar keluhan segelintir masyarakat, namun anggaran terbatas, jadi pasti masih ada yang mengeluh, dan soal data kami sangat teliti sesuai aturan.

Tentunya yang telah mendapatkan dana PKH dan bantuan lainnya tidak dapat menerima lagi, yang pasti kami berusaha yang terbaik untuk warga namun anggaran yang membuat kami terbatas,” tutupnya.

Siapa yang berhak dapat BLT

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar menjelaskan soal bantuan langsung tunai (BLT) desa.

Program ini merupakan realokasi anggaran dana desa untuk bantuan langsung tunai.

Abdul menegaskan bahwa sasaran BLT desa adalah warga miskin yang kehilangan pekerjaan karena virus Corona.

Kemudian, yang paling penting adalah warga tersebut belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.

Abdul juga mengatakan BLT dana desa akan diberikan kepada masyarakat yang keluarganya ada yang sakit kronis.

“Terkait BLT dana desa sasarannya adalah warga miskin yang kehilangan mata pencaharian karena COVID-19.

Paling penting lagi dia belum dapat bantuan apapun, belum masuk PKH belum masuk BNPT, dan segala bentuk bantuan.

( hsn)

News Feed