oleh

Jelang Pilkada Serentak, Kapolres Sigi Masifkan Segala Tahapan untuk Minimalisir Resiko

SIGI – Potensi keamanan stabilitas di setiap Daerah adalah hal yang sangat penting diwaspadai menjelang Pilkada serentak akhir tahun 2020.

Pelaksanaan Pilkada kali ini tentunya bukan hal yang mudah, selain harus menyiapkan berbagai kesiapan pesta demokrasi, penyelenggara juga harus tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kekuatan sinergitas TNI dan Polri dan semua elemen Pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk menghadapi segala tantangan potensi yang menganggu kambtimas.

Berdasarkan data Polri per Oktober 2019, Indeks Potensi Kerawanan Pilkada untuk tingkat provinsi tahun 2020, Sulawesi Tengah menjadi paling rawan, diikuti oleh Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau.

Hal inipun menjadi amanat penting Kapolda Sulteng, Irjen Pol. Drs Syafril Nursal SH,MH dalam memimpin acara sertijab lima Kapolres baru di Sulteng, khususnya kepada Kapolres Palu dan Sigi yang baru dilantik untuk segera mengindetifikasi dan menguasai wilayahnya untuk dapat melihat kerawanan – kerawanan supaya dapat segera mengambil langkah strategis.

“Segera Jalin kerjasama yang sinergis dengan pejabat utama dan kasatwil sejajaran Polda Se Sulawesi Tengah lainnya, serta seluruh stakholder sehingga tercipta solidaritas dalam mensukseskan pilkada serentak 9 desember secara lancar, aman, damai serta tertib,” harap Irjen Pol Syafril kepada Kapolres Palu dan Sigi saat sertijab (24/8/2020).

Mendapat amanat tersebut, tiga hari pasca Sertijab di Mapolda Sulteng Kapolres Sigi, AKBP Yoga Priyahutama SH.S.IK MH, langsung bergerak aktif koordinasi lintas sektor untuk memasifkan segala tahapan dan persiapan pengamanan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sigi dan Pilgub Sulteng dalam Pilkada serentak Desember 2020.

Menurut Yoga, dalam hal terkait pelaksanaan pilkada serentak pihak kepolisian melakukan pengawalan, dengan melakukan pengamanan terbuka maupun tertutup.

“Dari sisi pengawalan pun reprentif dan reprensif semua sesuai dengan aturan yang ada, dari petunjuk Polda sudah kita laksanakan semua. Untuk struktur organisasi pengamanan pilkada, sampai dengan kasubsatgas dan para kapolsek serta untuk pembuatan plotingan pengamanan TPS juga sudah disiapkan,” ucapnya saat ditemui awak media ini diruangannya, Jumat pagi (28/8/2020).

Selain itu kata Kapolres Sigi, dalam tahapannya diploting termasuk personil, tinggal menunggu jadwal dari KPU untuk jadwal kampanyenya tanggal berapa? Masanya berapa?

“Dan itu wajib melaporkan ke Intel, khususnya para peserta yang melaksanakan. Dengan masa estimasinya berapa?, lokasinya dimana? dan kegiatannya apa? Sehingga Kabagkom menentukan angka kerawanannya. Setelah itu ditentukan jumlah personilnya dan kalau bisa personil yang ada ditetapkan satu banding dua, dan personil akan diambil dari polsek – polsek dari Polres untuk pengamannya, Jelas Yoga.

Dalam hal pengawasan lain, Kapolres juga menyampaikan bahwa dari partai partai pengusung para calon semua sudah dilakukan pengawasan dari intel dan babinsa.

“Bahkan Babin telah diberikan perintah untuk melakukan himbauan-himbauan untuk tahapan pelaksanaan pilkada, semua sudah dimapingkan dari awal,” Imbuhnya.

Tahapan-tahapan itu dilakukan, kata mantan Ps.Kasubag Produkinter Bagjatinte set NCB Intepol Indonesia Divhubintetr Polri ini, untuk meminimalisir resiko-resiko yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan tahapannya.

“Untuk saat ini masyarakat Alhamdulillah sejak kejadian gempa, perkelahian antar daerah menurun drastis.

“Harapan kita sebelum pelaksanaannya situasi bisa kondusif, dan dari jajaran intel sudah kawal dengan melakukan pendekatan dengan masing-masing partai dan masing-masing calon sejak bulan januari,” harap Kapolres Sigi.

Sebagai Kapolres baru, AKBP Yoga, juga telah menerima Informasi terkait nama bacalon Bupati Sigi.

“Yang tadinya perkiraan ada tiga pasangan calon, sekarang info kami terima hanya akan ada dua calon. Karena indikasi satu calon sepertinya tidak lolos, dan sekarang hanya ada Irwan lapata dan yansen ponge, juga ada Husen habibu dan Paulina,” tandasnya.

(Nisa/Rezka)

News Feed