oleh

Gempa dan COVID Akibatkan PAD Retribusi Uji Kendaraan di Sigi Rendah

SIGI – Terhitung memasuki tahun kedua belas (12) dimekarkan dari Kabupaten induk Donggala, Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi terus berupaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya dari berbagai sektor.

Salah satunya di sektor penarikan retribusi pengujian kendaraan bermotor (Uji KIR, red), yakni kendaraan angkutan umum serta angkutan berat yang ada di daerahnya.

Ditahun 2019 silam, penyerapan PAD di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sigi,melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Uji KIR, hanya mampu terealisai sebesar Rp 130.954.000,-. Realisasi PAD itu terbilang rendah, mengingat pada tahun tersebut, daerah Kabupaten Sigi pasca mengalami bencana alam yang sangat dahsyat.

Inilah yang diungkapkan oleh Tarmuji selaku Kepala UPTD Uji KIR Dishub Kabupaten Sigi, saat ditemui di ruang kerjanya Rabu, 24 Juni 2020 hari ini.

“Kami tidak bisa berbuat banyak di kondisi seperti ini. Sehingga, pihak kami hanya memilih untuk menunggu masyarakat yang atas kesadarannya datang untuk melakukan uji kendaraannya,” kata Tarmuji.

Lebih lanjut dia memaparkan, di tahun pandemic Virus Corona ini, menjadi pukulan telak bagi pihaknya dalam memenuhi realisasi peningkatan PAD.

“Tahun ini nyaris hampir semua kalangan mengeluh tentang perekonomiannya. Hingga memasuki pertengahan tahun 2020 ini.

PAD yang kami hasilkan baru mencapai diangka 30 – 40 an juta saja. Namun kami tetap optimis, hasilnya akan bisa setara dengan tahun kemarin,” harapnya.

(Adrian)

News Feed