oleh

Kasus Perkara Dua Jembatan Ini, Mendapat Atensi Kejati Sulteng

PALU – Institusi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) saat ini lagi mendalami 2 (dua) kasus perkara Jembatan, yakni perkara kasus Jembatan 4 Palu dan perkara Kasus jembatan Torate di wilayah Kabupaten Donggala.

Hal ini ditegaskan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulteng, Sapta Subrata, SH, saat konfrensi pers (22/7), diruangan press room Kejati Sulteng.

“Saat ini Aspidsus juga lagi menangani perkara jembatan 4, terkait masalah pembayaran biaya yang kurang tereskalasi, yaitu dari fakta yang kita dapatkan bahwa pekerjaan jembatan itu sebetulnya sudah di PHO kan, artinya sudah diserahkan dari rekanan kepada penyedia. Namun, pada saat itu diserahkan tahun 2006, terus dilaksanakan adendum ke 4.

Baca Juga : Geledah PT GDM, Penyidik Kejati Sulteng Sita Hardisc dan Handphone

Diadendum ke 4 itulah, ada peran pemahalan pekerjaan, sehingga terakumulasi 14 milyar. Dan diadendum itu juga telah ditentukan bahwa apabila ada sengketa dilaksanakan oleh persidangan Bani, Jelas Sapta Subrata.

“Namun kita juga tentunya kembali melihat Undang – Undang pengadaan barang dan jasa, yang pasti tim tetap mendalami,” tegas Sapta Subrata yang saat itu didampingi para asisten, dan Penkum Kejati.

Baca Juga : Geledah PT GDM, Penyidik Kejati Sulteng Sita Hardisc dan Handphone

Selain itu tambah Sapta Subrata, saat ini tim Kejati juga lagi mendalami kasus Jembatan Torate. Untuk perkara Jembatan Torate tersebut fakta yang timbul dipersidangan sesuai dengan apa yang dikemukakan saksi, yang pada saat itu sebagai terdakwa, bahwa ada semacam ada SMS yah, kita tetap lagi mendalami itu, namun faktanya bagaiamana apakah ada manstream atau apa? Kita tidak tahu juga, kata Sapta.

“Sehingga perkara jembatan ini, kita masih adakan dik, dan yang lainnya masih dalam proses banding upaya hukum, tapi ada dua yang belum kita ini, baru kita dalami yaitu KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) dan termasuk Rekanan yang sekarang sudah kita masukan dalam DPO (Daftar Pencarian Orang),” tandasnya.

(Iwn)

News Feed