oleh

Disinyalir Dugaan Pelencengan DD, Anak Kades ini Meradang dan Sambangi Tim FPII Riau dengan Angkuh

PEKANBARU – Berawal dari informasi, data dan konfirmasi pelencengan Dana Desa tahun 2018, atas informasi dari masyarakat, tim Investigasi Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Riau turun lapangan.

Namun, akibat konfirmasi dan pemberitaan dugaan penyalahgunaan ADD tahun 2018 Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Bukannya lakukan hak jawab yang baik, Anak Kepala Desa Tanah merak itu datangi tim FPII dengan bersama tiga rekannya.

Diketahui anak kades yang berinisial S.ST Rabu (10/06) sekitar pukul 18 : 00 wib, menghubungi salah satu Tim FPII Riau.

Sesampainya disalah satu tempat yang di tentukan, S. ST ( anak kepala desa Tanah Merah-red ) tiba bersama tiga rekannya  yang berbody tambun.

Dengan gaya sinis dan terkesan angkuh, yang mengaku salah satu masyarakat Desa Tanah Merah, mempertanyakan beberapa poin terkait investigasi dan konfirmasi terhadap Kepala Desa Tanah Merah yang dilakukan salah satu Tim FPII Riau.

S,ST menanyakan,” Apakah data Tim ada, untuk konfirmasi? Dan darimana data tersebut didapat ? ” katanya dengan rada rada angkuhnya.

“Perlu diketahui, pengunaan ADD desa Tanah Merah tidak ada yang menyimpang, semua sudah memenuhi kriteria anjuran Pemkab Kampar, dimana kantor kalian.” ? desk S,ST lagi dan masih banyak kata kata dilontaran S ST kepada Tim FPII.

Usai bertanya dengan beberapa pertanyaan, Tim FPII menyampaikan dasar rilis berita yang dikirim ke kades.

Dengan santai dan santun, Tim FPII menjawab satu persatu pertanyaan S ST,

“Informasi yang ditemukan Tim FPII dengan adanya dugaan penyalahgunaan ADD tahun 2018, sebesar 216 Juta,.

Bersumber dari pernyataan beberapa masyarakat desa Tanah Merah, dan beberapa aparat Desa seperti ketua RW 01, Ketua RW 08 lengkap dengan dokumen hasil investigasi lapangan berupa rekaman wawancara dari masyarakat, dilengkapi dengan daftar hadir pertemuan.” Tutur salah satu dari TIM FPII

“Usai pertemuan dengan masyarakat Tim FPII langsung menuju Kantor Desa dan saat itu kepala desa berada ditempat,.

Tim berusaha mengali informasi dari Kades dengan mempertanyakan beberapa pertanyaan, dan pak Kades mengakui bahwa uang di simpan di rumahnya kades-red.” tutur dari salah satu TIM FPII.

Ditengah perbincangan S,ST juga ancam wartawan,” Siapa pun yang mengganggu orang tua saya, saya siap menghadapinya.” Hardiknya dengan nada sombong.

Sikapi hal itu, Tim FPII akan menggali terus informasi terkait temuan yang terdapat didesa Tanah Merah, jelas bersumber dari beberapa masyarakat, ketua RW 1, ketua RW 8.

Apalagi pernyataan kades Tanah Merah saat di konfirmasi didukung dengan data tertulis Kepala Desa Tanah Merah.

Hal ini membuat FPII lebih getol, supaya efek jera bagi orang orang yang mencoba mengrogoti uang rakyat untuk memperkaya diri sendiri.

Kami akan tetap kawal dugaan kasus ini, walau mendapat tekanan, Jika berlebihan ancamannya kami akan laporlan kepada Aparat Penegak Hukum,” Pungkas Sekretaris FPII Setwil Riau.

(Sumber FPII Setwil Riau)

News Feed