oleh

Curi Tembaga Batangan, 3 Warga Morowali Masih Buron

MOROWALI – Senin 11 Januari 2021, pukul 13.40 Wita, pihak Kepolisian Resort (Polres) Morowali melaksanakan gelar perkara atas penanganan kasus pencurian tembaga batangan yang terjadi di wilayah hukum kerjanya, yang terjadi pada hari Sabtu 09 Januari 2021, tepatnya Pukul 01.00 Wita di Area Kawasan Industri PT.IMIP Side Morowali tepat di Gudang TSINGSAN (Group) Desa Labota Kecamatan Bahodopi, Kabupaten MorowalI Sulawesi tengah.

Atas kasus pencurian tersebut, aparat berhasil mengamankan 2 orang pelaku yakni Riski Tandi Sala (26) dan juga Ishak (33), kedua pria tersebut diketahui merupakan warga Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi.

Selain kedua pelaku yang berhasil diringkus, aparat Polres Morowali pun menyatakan bahwa sebanyak 3 rekan para pelaku masih dalam pencarian aparat setempat.

Berikut identitas 3 pelaku yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian, yaitu, Delin, Mickail, serta Edi yang keseluruhan berdomisili di Desa Bahomakmur.

Dari kasus pencurian yang berhasil diungkap, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa tembaga batangan sebanyak 47 batang yang berukuran panjang 3 meter, 1 unit mobil Xenia, warna Silver bernomor polisi DT 1614 GH. Adapun jumlah kerugian materil ialah tembaga batangan senilai Rp. 43.710.000,- secara keseluruhan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologis kejadian atas kasus tersebut, h bermula pada Sabtu 09 Januari 2021, sekitar Pukul 01.00 Wita, saat saat itu Hilman petugas Security PT. MSS melaksanakan Patroli di Area Kawasan PT. IMIP di Desa Labota, Kecamatan Bahodopi. Saat bertugas, Security menemukan 5 Orang pelaku sedang mengangkat tembaga batangan yang dimasuka ke dalam 1 Unit Mobil Xenia Warna Silver milik para pelaku.

Melihat kejadian itu, Petugas Security berhasil mengamankan 2 pelaku dan 3 orang lainnya berhasil melarikan diri kedalam Hutan di dalam Area Kawasan Industri PT.IMIP.

Selanjutnya Petugas Security menyerahkan kedua pelaku ke markas kepolisian (Mako) Sektor Bahodopi bersama Barang Bukti guna Proses Penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut.

Atas dugaan pencurian tersebut, Hilman pun membuat Laporan Polisi Nomor : LP/06/I/2021/Sek Bahodopi, tanggal 09 Januari 2021.

Atas tindakan para pelaku, polisi pun menjerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-3e dan 4e KUHP,  Subsider Pasal 362 KUHP.

Saat ini kedua tersangka telah mendekam di balik jeruji besi Polsek Bahodopi, guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

(Adrian)

News Feed