oleh

Camat Pipikoro Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Desa Melawan Covid 19

SIGI- Sosialisasi pemanfaatan penggunaan aplikasi Desa melawan Corona virus disiase 2019 dan Human Development Worker di Kecamatan Pipikoro Kabupaten sigi Prov.Sulteng telah dimulakan.

Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Camat Pipikoro, Smar, S.Pd. dan dihadiri oleh Zainal Ichsan, Kasi pembina dan penataan administrasi Desa serta peserta dari 19 Kepala Desa, dan operator Desa Se -kecamatan Pipikoro, (26/06).

Camat Pipikoro, Smar, dalam sambutan pembukaan menyampaikan, aplikasi tersebut guna memperlancar administrasi desa kedepannya. Dalam pembuatan laporan setiap minggu dan setiap bulan.

“Kalaupun sudah memakai aplikasi ini, tetap menggunakan dokumen manual agar menjadi arsip di Desa, ” pintanya.

Senada dengan itu, Zainal Ichsan, selaku pemateri menyampaikan kegiatan ini berdasarakan surat edaran Nomor 13 Tahun 2020, dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan transmigrasi RI.

” Tujuan menggunakan aplikasi eDMC-19 dan eHDW untuk meningkatan kualitas pendataan sebagai dasar pengambilan kebijakan oleh para pihak,” ujarnya.

Surat edaran ini sambung Zainal Ichsan, adalah berdasarkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 1014 tentang Desa. Kemudian Keputusan Presiden No 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disiase 2019 (COVID-19).

Dan surat edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa, papar Zainal.

Lebih jauh Zainal menjelaskan, bahwa Bupati/Wali Kota bertanggung jawab, mengembangkan sistem informasi Desa melalui penyebarluasan, pemanfaatan, dan penggunaan aplikasi aplikasi eDMC-19 dan eHDW.

Dinas Kabupaten/Kota yang menangani bidang pemberdayaan masyarakat desa menujuk pegawai atau pejabat sebagai admin yang akan mengelola akun dan/atau dashboard aplikasi eDMC-19 dan eHDW ditingkat kabupeten.

Kepala Desa juga harus memastikan ketersediaan telepon seluler minimal Android 5 yang digunakan untuk mengoperasionalkan aplikasi eDMC-19 dan eHDW.

Kepala Desa menetapkan salah satu anggota tim relawan desa atau aparat desa yang bertanggung jawab mengoperasionalkan aplikasi eDMC-19 dan eHDW.

Tenaga pendamping profesional dari pusat sampai desa mempunyai tanggung jawab proses penyebaran, pemanfaatan, pemantauan, dan akurasi data pada apliaksi tersebut.

Kemudian, dalam penyebarluasan, pemanfaatan, dan penggunaan aplikasi eDMC-19 dan eHDW dapat melibatkan perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat.

Dan Gubernur melakukan pemantauan penyebaran, pemanfaatan dan penggunaan aplikasi eDMC-19 dan eHDW, jelas Zainal Ichsan dalam materinya.

(Hsn)

News Feed