Big Match Dodika Farm Vs Nuansa Farm

Herman : Merubah Hobi Judi Menjadi Proses “Pengendalian Diri”

Bahanaidonesia.com – Setelah berhasil untuk kesekian kalinya mengadakan “Kontes Ayam Aduan”, kini Perkumpulan Penghobi Ayam Kontes Nusantara (PPAKN) Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Kota Palu kembali mengadakan kontes serupa.

Kegiatan kontes yang kali keenam ini, akan dilaksanakan pada Sabtu (18/05) mendatang, bertempat di Kelurahan Kayumalue, Kecamatan Palu Utara. Dimana 2 Farm Ternama di Kota Palu, yakni Dodika Farm dan Nuansa Farm akan menunjukkan pertandingan hebat dari “Ayam” mereka.

ADV. Herman Adnyana Saputra SH, Selaku Ketua PPAKN DPD Kota Palu menuturkan, berbagai Kegiatan Kontes Ayam ini dilakukannya, untuk kembali mengangkat citra Positif dari para penghobi Ayam Aduan. Hal ini dikarenakan, selama ini kegiatan “Adu Ayam” telah melahirkan stigma negatif di tengah masyarakat.

“Murni kegiatan ini dilakukan, agar para penghobi ayam dapat menyalurkan bakat mereka dalam merawat dan memelihara Ayam. Dimana bagi kami, Ayam Petarung juga membawa filosofi tersendiri sesuai nilai nilai yang telah di bawah oleh para leluhur secara turun temurun. Artinya, ada nilai yang tersirat bagi pelaku penghobi Ayam di dalamnya, khususnya dalam hal Pengendalian Diri,” ucap Herman.

Menurut Herman, beberapa contoh nilai nilai pengembangan diri yang tersirat dalam kegiatan ini adalah, para penghobi Ayam memelihara dan merawat Ayam mereka dengan penuh kesabaran. Selanjutnya, menumbuhkan semangat juang (bertarung,red) mereka yang energinya disalurkan pada Ayam Aduan mereka.

“Serta menumbuhkan jiwa sportifitas masing masing penghobi. Nilai nilai luhur dari kegiatan Ayam Aduan inilah yang saat ini mulai lengser ke sisi negatif, dikarenakan adanya tindak praktek perjudian di dalamnya. Sehingga terkadang antar pemilik Ayam sering terjadi cek – cok, akibat kekalahan dalam taruhan judi,” jelas Herman.

Olehnya, Dirinya mengharapkan hadirnya PPAKN dapat merubah pola pikir masyarakat serta para pelaku penghobi Ayam itu sendiri. Bahwa kegiatan “Ayam Aduan” ini, murni sebatas penyaluran hobi dan bukan sebagai ‘ladang’ mata pencaharian dengan cara berjudi.

Kendatipun demikian, Herman tak dapat menampik, jika saat ini masih saja ada oknum yang melakukan transaksi judi di Areal Kontes. Olehnya, diri berharap tindak Oknum Oknum tersebut, secara perlahan akan berubah ke arah lebih baik. Sehingga Kontes Ayam Aduan ini benar benar dalam membawa Pencerahan baru di tengah tengah penghobi Ayam.

“Areal Kontes Ayam Aduan ini, kami dari PPAKN mendirikannya secara Resmi (Legal,red). Sabtu mendatang, kami akan laksanakan lagi kegiatan Semi Kontes Ayam Aduan. Dimana akan menghadirkan Dua Farm “Ayam Aduan” yang terkenal di wilayah Kota Palu.

Namun demikian, beberapa Farm Ayam Aduan dari berbagai daerah di Pulau Sulawesi akan turut meramaikan kegiatan ini. Seperti Farm dari Gorontalo, Menado, Makasar dan sekitarnya, akan membanjiri areal kontes Ayam Aduan ini,” katanya yang juga merupakan salah satu Penasehat Hukum ternama di Kota Palu ini.

Dari estimasi sementara, kegiatan kontes saat ini, akan dibanjiri oleh Ratusan penghobi Ayam.

“Saat ini mungkin sudah berkisar 500 orang lebih menyatakan akan hadir memeriahkannya. Dan kami pun berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersedia membantu kami dalam persiapan pelaksanaan.

(Iyan)