oleh

Anggota Komisi IX Sosialisasi KIE Obat dan Makanan di Kecamatan Tatanga

MOROWALI SULTENG ‐ Dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang mutu, khasiat, keamanan produk obat dan makanan serta bahan berbahaya, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Palu berkerjasama dengan anggota Komisi IX DPR-RI Drs H Anwar Hafid MSi, melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) obat dan makanan di GOR Palupi Permai Kecamatan Tatanga Kota Palu pada Selasa (23/11/2020).

Kegiatan ini diikuti oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan dengan nara sumber Kepala BPOM Palu Kepala BPOM Palu Fauzi Ferdiansyah. SSi. APt dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Palu Drs Ambo Tuwo Apt serta Tenaga Ahli anggota DPR-RI Anwar Hafid asal Fraksi Partai Demokrat Mohamad Rafiq.

Kepala Balai POM Palu  Fauzi Ferdiansyah. SSi. APt, menjelaskan, kegiatan ini penting dilaksanakan agar masyarakat memiliki pengetahuan untuk berperan aktif melakukan pengawasan terhadap obat dan makanan baik pemerintah, masyarakat maupun produsen punya kewajiban dalam melakukan pengawasan terhadap obat dan makanan.

Menurut Fauzi, jika semua bentuk pengawasan dilakukan, masyarakat akan merasa aman dalam mengonsumsi jenis obat dan makanan yang disebarkan.

Olehnya, ia meminta kepada para peserta untuk memperhatikan beberapa hal sebelum mengkonsumsi obat dan makanan. Utamanya menyangkut, masa kedaluwarsa, nomor izin edar, dan jenis komposisinya.

” Jika hal tersebut sesuai ketentuan maka masyarakat akan merasa aman dalam mengonsumsinya,” kata Fauzi.

Sementara Anwar Hafid yang di Wakili Tenaga Ahli Mohammad Rafiq mengungkapkan kegiatan seperti ini sangat penting untuk diikuti warga, karena bisa memahami persoalan yang terkait dengan obat-obatan maupun makanan. Jangan sampai hanya dikonsumsi, tapi tidak mengetahui dampak yang ditimbulkan.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat, dimana melalui sosialisasi seperti ini, bisa memberikan informasi kepada masyarakat tentang produk obat, obat tradisional, kosmetik, pangan yang aman dikonsumsi dan digunakan,” kata Rafiq.

Apalagi tambahnya, masih banyak masyarakat belum memahami bagaimana cara mengosumsi dan menggunakan produk obat, serta pangan yang aman. Karenanya, sosialisasi ini diharapkan bisa membantu warga.

Diakhir pernyataannya, Rafiq menghimbau kepada warga untuk selalu waspada, terus mematuhi standar protokol kesehatan, karena penyaluran virus Covid 19 ini, sangat mengancam jika kita abai dan lengah.

Penulis : Agus Manggona

News Feed