oleh

Akhir Agustus 2020, Polres Sigi Reles Sejumlah Kasus, Berikut Daftarnya

SIGI – Terhitung kurang lebih satu minggu bertugas menjadi Kapolres baru di Kabupaten Sigi, untuk pertama kalinya Senin (31/8/2020) AKBP Yoga Priyahutama SH, S.Ik MH, didampingi jajarannya gelar siaran pers terkait sejumlah kasus yang ditangani Polres Sigi per Juli – Agustus 2020 didepan Kantor Mapolres Sigi.

Dalam siaran Pers tersebut, Kapolres Sigi menyampaikan, diantaranya dua kasus tindak pidana penipuan atau penggelapan, satu kasus dugaan tindak pidana persetubuhan dan atau pencabulan anak dibawah umur.

Kemudian, satu kasus dugaan kegiatan usaha perdagangan tabung gas LPG 3 kilogram bersubsidi tanpa dilengkapi perizinan dibidang perdagangan dan satu kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Pandere Kecamatan Gumbasa.

Berikut ulasannya :

Yang pertama, Polres Sigi melalui satuan Reskrim berhasil mengungkap kasus tindak pidana Penipuan atau Penggelapan atau turut serta yang terjadi pada akhir bulan Juli 2020 di Desa Tinggede Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi.

Dalam kasus ini Polres Sigi menetapkan dua orang tersangka, HMB alias H (39 tahun) warga Tinggede Kecamatan Marawola dan MI alias I (34 tahun) warga Palu barat Kota Palu.

Keduanya berhasil diringkus tim Polres Rekstrim Sigi di Desa Lolu Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Pada hari Kamis tanggal 20 Agustus 2020, sekitar pukul 23:00 Wita.

“Adapun pasal yang diterapkan Pasal 378 KUHPidana Atau Pasal 372 KUHPidana Juncto pasal 55 Ayat (1) Ke 1e KUHPidana,”ucap Kapolres Sigi.

Kasus ini berdasarkan LP / 182 / VIII / 2020 / SPKT – II / Sulteng / Res Sigi, tanggal 19 Agustus 2020.

Yang kedua, melalui satuan reskrim Polres Sigi berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan atau penggelapan yang terjadi di Desa Sidondo IV Kecamatan Sigi biromaru Kabupaten Sigi.

Dalam kasus ini, Polres Sigi menetapkan satu orang tersangka RNA alias E (28 tahun) warga Desa Maku Kecamatan Dolo kabupaten Sigi.

Barang bukti yang diamankan satu Unit sepeda motor merk Yamaha MX warna Hitam yang pada STNK tertulis berwarna putih dengan Nomor Polisi DN 3963 JI, Nomor rangka : MH350C002CK351963 , Nomor mesin : 50C-351921.

Pelaku disangkakan Pasal 378 atau Pasal 372 KUHPIdana. Pengungkapan kasus ini berdasarkan LP / 163 / VII / 2020 / SPKT – II /Sulteng/Res Sigi, tanggal 22 Juli 2020.

Yang ketiga, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/178/VIII/2020/SPKT-II/Sulteng/Res.Sigi, Tanggal 13 Agustus 2020. Sat Reskrim Polres Sigi berhasil mengungkap dugaan kasus tindak pidana persetubuhan dan atau pencabulan anak dibawah umur yang terjadi di Desa Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi.

Dalam kasus ini, Polres Sigi menetapkan satu orang tersangka, AW alias PR (46 tahun). Tersangka mengakui semua perbuatannya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 81 ayat (3) dan atau Pasal 82 ayat (2) Undang – Undang No.17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang No 1. Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang – Undang No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang – Undang Jo Psl 64 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 46 Juncto pasal 8 huruf a Undang – Undang No.23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Jo Psl 64 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun.

Motif pelaku, tersangka melampiaskan hasrat birahinya kepada anak kandungnya yang sudah memasuki usia remaja (15 tahun), yang tersangka lakukan dalam keadaan mabuk.

Dalam kasus ini, Polres Sigi menghimbau kepada masyarakat agar lebih mengawasi, mengontrol keseharian anaknya, agar supaya tidak terjadi sesuatu yang mengarah kepada pelecehan / pencabulan dan seterusnya oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Polres Sigi juga berharap pengungkapan kasus ini dapat menimbulkan efek jera kepada pelaku dan calon pelaku tindak pidana serta memupuk rasa kepedulian masyarakat untuk memberikan informasi sekecil apapun tentang kejahatan yang terjadi disekitarnya pada pihak Kepolisian.

Selanjutnya, Polres Sigi juga berhasil mengungkap kasus dugaan kegiatan usaha perdagangan tabung gas LPG 3 kilogram bersubsidi tanpa dilengkapi perizinan dibidang perdagangan.

Hal ini berdasar, LP -A/187/VIII/2020. Dalam kasus ini, Polisi berhasil mengamankan 115 buah tabung dalam keadaan berisi. Pasal yang diterapkan pasal 106 Jo Pasal 24 ayat (1) UU No.7 Tahun 2014 tentang perdagangan.

Dan terakhir, Polres Sigi juga telah mengamankan pelaku pembunuhan yang terjadi di Desa Pandere Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi pada Sabtu Malam (29/8/2020).

“Saat ini pelaku kita sudah amankan, menunggu tersangka stabil dan kita mintai keterangan, Informasi yang kita dapat bahwa yang bersangkutan pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa madani kurang lebih 2 tahun yang lalu.

“Dan ini masih mengalami gangguan kejiwaan, mungkin karena faktor internal akibat bercerai dengan istrinya mengalami gangguan atau depresi, labil dan kadang stabil,” jelasnya.

“Dan sekarang kita melakukan tahap lanjutan, sambil berkordinasi dengan pihak rumah sakit jiwa madani, kemudian periksakan kesehatan yang bersangkutan dan mencari saksi saksi lainnya setelah kejadian.

“Dan untuk pengenaan pasal yang akan di kenakan, adalah pasal 44 ayat (3) UU Nomor 23, tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Ancaman hukumannya kurang lebih 5 -15 tahun,” tutup mantan Ps.Kasubag Produkinter Bagjatinter set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Mabes Polri ini.

( Nisa/Rezka)

News Feed